“Jleb banget” adalah…


Jleb banget adalah, ketika kau merasa terlalu lelah, dan akhirnya terjatuh, namun kemudian kau menyadari ada sentuhan yang begitu halus membelai jiwamu yang tersaruk-saruk, kemudian orang yang peduli padamu datang perhatiannya untukmu. Juga orang yang bahkan kau tak sangka punya waktu untukmu, memberi nasehat yang begitu sejuk. Serta kau tiba-tiba menemukan tulisan dari penulis favoritmu. Yang isinya semakin membuatmu merenungkan keMaha Kuasaan Tuhan.

Dan itu semua sedang terjadi padaku🙂.

Ketika aku merasa ingin berhenti berjalan. Semua solusi seolah tak pernah menjadi pilihan.
Hingga merasa terlalu jauh untuk meraih harapan. Dan masalah yang datang bertubi-tubi bagai menu himpitan yang harus bulat-bulat kutelan. Hidup terasa melelahkan.

Dan cahaya mata hati mulai meredup… pelan… ah, menyakitkan…

Yang paling dasar dalam hatiku menjerit. Meminta ampun pada yang Menciptakan semesta. Perih menyadari ternyata, resah dan lelah yang kurasa mungkin karena dzikirku yang jauh dari banyak. Padahal nikmat Tuhan padaku begitu terserak, tak terkira.

Kemudian nuraniku tersentak. Dadaku terhentak. Aku mulai terisak.

Sampai akhirnya, kubiarkan butir-butir airmata masuk ke pori-pori pipiku, kemudian terserap menuju ubun-ubun dan palung hatiku.

Aku biarkan diriku berdialog dengan diriku sendiri. Dialog yang akhirnya memunajatkan hal ini..

“Ya Allah… jika hatiku kian sulit mengerti dan keras seperti ini, ganti saja hati yang sedang berada dalam dadaku kini dengan hati lain yang lebih lembut. yakni, hati yang mampu mensyukuri apapun uji dan nikmatMu…”

Image

Dadaku bergolak. Aku tak kuasa atas apapun. Tangisku pecah.

Kemudian, seorang guru datang. Mungkin Tuhan tak ingin aku terus-terusan merengek bagai anak kecil kehilangan boneka kesayangannya.

“Semua itu, tergantung seberapa kuat keyakinan hatimu pada Allah.” Ujar guruku.

Aku kian terisak.

Ya Robb… Ampuni aku….

Kemudian, orang-orang yang peduli padaku, satu persatu datang menenangkanku. Dengan caranya masing-masing. Ada yang datang menanyakan kabar. Memberi motivasi sampai ada yang mengaminkan doaku pada aplikasi line beberapa waktu lalu.

Sampai aku dibuat terhenyak oleh Tuhan yang Maha Baik, ketika di saat itupula aku menemukan tulisan ini: http://www.fahdisme.com/2013/05/terjatuh.html dari Penulis favoritku, Fahd Djibran, yang seperti bisa melihat isi kepala dan hatiku. Yang isinya, seolah sengaja dibuatkan untukku. (Padahal mungkin kebetulan saja😀, atau lebih tepatnya, Tuhan memberikan ilham pada penulis itu, untuk menulis sesuatu yang bisa melembutkan hatiku, atau yang sedang mengalami hal yang sama denganku🙂, Ah apapun itu, terimakasih ya Allah).

Maka, Nikmat manakah yang akan kudustakan (lagi)?

Hatiku merembes, barangkali Tuhan telah menjawab do’aku. Mungkin sudah Dia ganti hati ini, dan aku yang hina ini berharap tetap berada dalam kasih dan sayangNya.

Dan aku yakin, apapun yang terjadi dalam hidupku, adalah yang terbaik dari Yang Maha Baik.

Akupun perlahan kembali berjalan…

Salam, 25 Mei 2013.

Djayanti Nakhla Andonesi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s