Setelah sepuluh tahun ‘puasa’


Wow! Alhamdulillah, keren!

Merindiiiing pas baca beritanya di media-media online. Terharu! Akhirnya setelah redup selama ini, Indonesia bisa bersinar kembali di All England. Ajang olahraga paling aku sukai. Meskipun kali ini, untuk kategrori tunggal belum beruntung, tapi itu tak mengurangi rasya syukurku khususnya sebagai badminton lovers, dan masyarakat indonesia umumnya.

Ingatanku kembali melayang pada nama Rudy Hartono. Legendaris bulu tangkis. Master raket dunia. Yang berhasil mengharumkan nama Indonesia, dengan prestasinya yang luar biasa, 8 kali (7kalinya berturut-turut) menjadi juara All England, dan beberapa kali merajai Thomas Cup. Kemudian, adik-adik penerusnya, yang bermain tunggal meski belum se’master’ Rudy Hartono, tapi mampu menjadikan Indonesia sebagai juara dunia pada zamannya. Mereka adalah; Liem Swi King, haryanto Arbi, Icuk Sugiarto, Susi Susanti, Alan, Taufik hidayat, dll.

Tidak terasa, saya menangis saking terharunya. Karena sekarang ini, tim ganda sedang cemerlang, alhamdulillah. Hendra dan Ahsan, telah membuka ‘puasa’ gelar di All England selama sepuluh tahun terakhir ini, untuk tim ganda putra. Menambah kesyukuran atas kemenangan Indoneisa pada ganda campuran atas Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir.

Well, bagaimana dengan nasib atlet tunggal badminton kita? Semoga bisa kembali cemerlang, minimal sama dengan prestasi Rudy Hartono. Apa bisa? Tentu saja, because nothing impossible, right? ^_^

Kita bantu doakan juga ya! Supaya, PBSI semakin berbenah, prestasi atletnya semakin mewah, dan Indonesia tak lagi jengah. ^_^

Image

at home, 10-03-14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s